?

Log in

fietha ☆
30 August 2020 @ 06:02 pm


私のライブジャーナルへようこそ!

Welcome to my livejournal!

Actually, I'm not really active in my lj anymore. But I still open it sometimes. Since I don't add people randomly, if you interested to be friended with me, feel free to add me and introduce yourself here, so I will know who you are and we can be friends :) Okay, okay. Let me introduce myself before you introduce yourself here!
Fietha
Indonesian
B-type

FACTS
♔ Recently being addicted with Male Seiyuus and Animes ♔
♔ Actually being addicted in Anime since 2000s ♔
♔ In love with dorky glasses ikemen called Eguchi Takuya ♔
♔ Having another bias called Kakihara Tetsuya ♔
♔ In love with Irino Miyu's singing voice ♔
♔ Admires Fukuyama Jun's skill in voicing anime ♔
♔ Silently admires Kamiya Hiroshi and Sugiyama Noriaki ♔
♔ Actually a Johnny's Entertainment fan, biased over Hey! Say! JUMP's Inoo Kei and Johnny's WEST's Fujii Ryuusei ♔
♔ Actually a Kis-My-Ft2's Tamamori Yuta's fan, but.... ♔
♔ Recently forgetting a little too much about JE Kingdom ♔
♔ Who is Inoo Kei actually? Have I like him before? *smacked down* ♔
♔ Seiyuu-sans really steal my heart away too much! ♔
♔ Sorry for this randomness :3 ♔


よろしくお願いします!
 
 
Current Music: 7 -seven- by FLOWxGRANDRODEO
 
 
fietha ☆
13 October 2015 @ 08:34 pm
Hisashiburi desu!

Since I'm too lazy to talk in english, too lazy to thinking english words and grammar since my english skill's decreased (and now I don't know I'm writing with right grammar or not), so I'll write in Bahasa Indonesia! /o/ You can skip this if you don't understand what I'm talking about lol.


Oke! Guys! Hisashiburi desu! Apa kabar? Baik-baik saja? Kapan terakhir kali gw update lj? Kalo ngeliat tanggal terakhir gw ngepost sih, setahun silam, lebih. Hahaha. Lama ya. Gw masih idup kok, masih sehat, tenang aja. Cuma males aja update. #plak Saya cuma keliaran di lj buat download tanpa meninggalkan komen. *disate sama yang ngeshare*

Jadi, mumpung saya nganggur dan ada mood buat update lj (walaupun sekarang jarang main lj, lebih banyak mainan tumblr hehehe), saya pengen memperkenalkan bias saya yang baru! Hahaha. Bedanya, kalo kemaren dari ranah jejonisan, abis itu sempet mampir ke ranah avex, sekarang saya mainnya lebih jauh lagi. Nggak sejauh sampai pindah pulau pindah negara kok. Mainnya masih di satu negara satu pulau, but entirely different fandom. Dan fandom itu bernama:

SEIYUU

Bagi yang demen nonton anime dari jaman masa kecil masih belia trus sama anime sekarang, tapi akan berpikiran kalo seiyuu itu tua-tua. Iya sih, yang kualitasnya oke itu banyakan udah tua. Tapi ternyata, setelah diselami lebih dalam, banyak juga seiyuu muda yang suaranya kece dan... ganteng.

Seriusan nyet, ganteng.

Sebenernya sih bisa aja gw sebut satu-satu seiyuu yang ganteng, kece, oke, siapa aja. Cuma berhubung I'm too lazy to search their photos (kalo gw sebut nama doang, lo-lo pada ga bakal peduli muka mereka kayak gimana kan?), jadi gw bakal lebih spesifik aja hari ini. Mengenalkan seiyuu favorit gw. Oke, mari gebuk drum kencang-kencang daaaannn~

Eguchi Takuya, 28 tahun, tinggi badan 187 cm, lahir 22 Mei 1987. Blood Type: B.

Kalo pernah nonton Kurobas, doi itu seiyuunya Koganei Shinji, anak seirin yang mukanya kayak kucing. Atau kalo pernah nonton Ore Monogatari, doi disana jadi Gouda Takeo, pemeran utamanya yang badannya gemuk gede. Atau main idolish7, doi yang jadi Rokuya Nagi, si half-eropa yang bikin ngakak kalo dia ngomong. Ada sih chara dia yang lain. Gw lupa sih tapi, silakan search sendiri deh di wikipedia hahaha.

Mau baca lanjutannya? Kepo yak? #sokpedeCollapse )
 
 
fietha ☆
Here is Kanji and Romaji lyrics of Hey! Say! JUMP's Setsunasa, Hikikae ni from smart album. Feel free to correct me if there're something wrong and feel free if you want to translate this lyrics. :)

(Actually, I try to translate this lyric to romaji because of I wanna try to cover this song lol)



Setsunasa, hikikae ni (Kanji + Romaji)Collapse )
 
 
fietha ☆
31 March 2014 @ 12:50 am
Halo, apa kabar? Maafkan, hari ini saya kembali malas untuk bicara bahasa inggris. I just too lazy for speaking english today, gomenasai! Dan saya rasa.... eigo saya semakin buruk. Hahaha.

Jadi, cerita post hari ini adalah... "Wish list memoriam!" Jadi, dulu, tiap Inoo ultah, saya suka banget nulis wish list buat dia. Walaupun setahun terakhir, saya nggak nulis wish list karena sudah kebanyakan di php. Tapi karena ternyata belakangan banyak wish list saya yang diijab, maka mari kita liat wish list mana yang udah terjadi dan mana yang belum terjadi. Lets go!


  • Semoga Inoo cepet punya solo line.
    Sayang beribu sayang, ini belum terkabul. Dan saya belum bisa ngarep ini segera terkabul, mengingat isi interview antara Yuto dan Shige beberapa lalu, dimana shige bertanya "Kenapa JUMP nggak punya corner solo?" dan Yuto jawab "Kalo kita punya corner solo, bisa habis buat solo doang itu konser." Nggak gitu ngarep sih, tapi kadang ngarep. #PRET Maa, tapi kalo inget suara cempreng Inoo... antara pengen dan nggak pengen. Tapi pengen. Ah, galau. Moga aja ini bisa diijab suatu hari nanti, amin.

  • Semoga Inoo bisa cepet main dorama
    Alhamdulillah wasyukurillah, ini udah terkabul. Walau rasanya, mimpi banget. Gunjang-ganjing dari awal annoucement saking perannya nggak beres. 24 Oktober 2014, itu jadi hari bersejarah dimana Inoo join cast-nya Dark System dan berperan jadi pianis buta tunangan si heroine dengan nama peran Onda Yoichi. Sayang beribu sayang, itu peran jadi kontroversial sejak ternyata perannya musti bikin doi pake kacamata item. Mending kek kacamata item oke, tapi yang ada malah kacamata item kayak tukang pijet buta ala indonesia. Mana perannya bukan orang lemah, tapi orang kaya freak. Duh. Februari 2014, datang annoucement baru yang bener-bener nggak terduga. Inoo dapet job dorama lagi, tapi beda ama Dark System yang tengah malam dan cuma dapet jatah dua episode, dorama yang satu ini main di jam normal dan jadi reguler--alias bakalan eksis dari episode awal sampai episode akhir. Perannya alhamdulillah nggak freak, tapi bikin gonjang-ganjing atas rambut Inoo yang di cat blonde--yang awalnya dikira doi warnain rambut atas kemauan pribadi, trus ngetroll tau-tau udah item lagi. Yah, wasyukurillah, perannya jadi anak DO yang salah gaul sepertinya, sok gaya ala anak nakal dengan rambut blonde yang di highlight pink. Sejauh ini trailernya bikin penasaran. Nggak sabar nunggu doramanya mulai. Dan semoga, abis ini Inoo dapet job dorama lagi, amin.

  • Semoga Inoo buruan dapet solo line di lagu HSJ ato HSB
    Yang ini juga alhamdulillah, sudah terkabul. Dari Score eksis pertama kali, walaupun selanjutnya lagu kayak Screw doi cuma dapet solo line super seiprit, Snap malah nggak dapet sama sekali, Scramble juga sama, syukurlah Sugiru Setsuna jatahnya lumayan. Dari Ride with me sampai Aino Arika udah dapet solo line juga. Kebahagiaan tersendiri tuh, Inoo dapet solo line di A-side single. Dan dari Ride with me, dari single lagunya ada solo linenya semua, walaupun Aisureba Motto Happy Life nggak ada solo line doi. Yah, yang jelas, wish saya yang ini udah terkabul lah ya~

  • Semoga Inoo cepat lulus
    Syukurlah, Maret 2013 lalu, Inoo akhirnya lulus dari Universitas Meiji setelah mengenyam pendidikan empat tahun. Perjuangan empat tahun kuliah tanpa ngambil banyak kerjaan, pas tesis harus berpacu dengan Janiwa yang lagi jalan, super banget rasanya orang ini. Banyak pengharapan ini itu yang nongol pas doi abis lulus, walaupun awalnya jatuhnya masih PHP tingkat atas. Tapi ngeliat belakangan ini doi makin laku, semoga dapet kerjaan makin banyak dan bisa moteru, kejar setoran atas waktu yang dilewatkan empat tahun buat fokus kuliah. Amin. (Etapi sebenernya hati saya belum siap doi terlalu moteru sih)

  • Kepengen liat Inoo main grand piano lagi
    Faktanya, ini lumayan terkabul. Di Dark System, akhirnya doi main grand piano. Tapi sayang masih kepengen doi main grand piano di konser lain. Someday, please?



Kurang lebih sih garis besarnya ini sih. Sebagian besar udah terkabul paling nggak. Berasa ternyata penantian lima tahun demen sama Inoo itu nggak sia-sia. Yah, walaupun mungkin masih banyak lagi kejutan yang bakal nongol abis ini, otanoshimini!
 
 
fietha ☆
23 March 2014 @ 09:39 pm
Halo, halo. Apa kabaaar? Maaf, mode bahasa Inggrisnya di non-aktifkan untuk beberapa saat, entah sejam, sehari, atau setahun. I wanna speak in my native language, gomenacchai! Hah. Mendadak saya nulis, anggap aja ini bagian dari alih-alih muak liat dokumen kerjaan dan lebih enak nontonin para ikemen. Haah. Saya emang males. Males banget. Mahap mahap.

Ada satu topik yang pengen saya angkat hari ini. Pengen tau? Pengen tau? Kepo? Oke, saya rasa saya kegeeran. #EMANG Ada satu hal yang bikin saya tiap liat ikemen itu bertanya-tanya. WHAT'S WRONG WITH MY TYPE?! Butuh saya jabarin list bias saya? Oke, sip.
1. Inoo Kei
2. Tamamori Yuta
3. Atae Shinjiro
4. (mungkin?) Fujii Ryuusei. (mungkin?)

Ada yang aneh. Mungkin yang no 2-3-4 tipe-nya agak mirip-mirip. Tapi yang no. 1, absolute different. WHY? WHY MUST HIM, ALL OF THE MEMBERS? Oke, maka dari itu, topik hari ini adalah:

MYSTERY VIRGIN BIAS

MYSTERY~Collapse )
 
 
 
fietha ☆
30 November 2013 @ 12:29 am
HELLO GUYYYSSS!

Lama tak jumpa, lama juga gw nggak update entry. Sebenernya udah dari beberapa hari lalu gw pengen banget nulis sesuatu di LJ gw yang bulukan ini. Ada banyak hal yang terjadi dalam kehidupan gw belakangan ini, ada juga banyak topik yang pengen gw tulis. Tapi kayaknya, gw nggak akan sanggup ngerangkum semua topik gw di dalam satu post. Oleh maka karena dari itu, saya memilih untuk ngepost satu persatu aja. Jeng jeeeng! Dan berhubung saya males ber-eigo ria, jadi malem ini pake bahasa Indonesia aja. Saya cinta bahasa Indonesia, yaaay!

Dan topik yang pengen gw bawa di post ini adalaaaaah





JENG JENG!


Kisah cinta hidup gw mengenal AAA sampe akhirnya ketagihan level akut ama performance grup keluaran avex yang satu ini dan juga… ketagihan ama manusia bernama Atae Shinjiro. Ahahaha. (Nishijima Takahiro aka Nissy sebenernya juga sih). Ngomong-ngomong, ini post saya panjang panjang panjang banget. Seriusan. Nggak ada gunanya juga sih sebenernya dibaca, nggak penting-penting amat juga sebenernya. Tapi kalo kepo sih, monggo aja baca. Tapi jangan salahin saya kalo kicer baca essay yang panjangnya udah kayak fanfic ya. Ahahaha.

Oke, oke. Mari kita mulaaai! HERE WE GO!




Super long story of me and AAA, kalo kepo monggo dibuka. Ahahaha~Collapse )
Tags: ,
 
 
fietha ☆
20 October 2013 @ 11:10 pm
oh, hello! How are you?!

I'm still alive here, anyway. And when I though I haven't updated my journal for a while, so here is it! This is just a short update, though. :3

Scroll, scroll. Oh, okay, I think I have told you a story when I'm falling in love with Furukawa Yuki a little while ago. Aaaand, now I want to give you one unimportant, super unimportant report. Now, I'm falling in love with AAA. And specifically, one of their member, Atae Shinjiro. Hohoho. :3 Yeah, I have one another bias now, Atae! And that completed my name initial that exactly forms my biases last name. F for Furukawa, I for Inoo, T for Tamamori, and A for Atae. Unmei, ka? Ahahaha.

I wanna tell a story about how can I fall in love with AAA and Atae but... oh, it's already midnight here. I need to go to the bed now. Okay, maybe another time :3 okay, let's end this short super unimportant update now. Oyasumiii! o/
Tags:
 
 
fietha ☆
10 September 2013 @ 08:29 am


おはようございます!

 

お元気ですか?

 

Last night, I just changed my banner. Yay. I'm a little bit bored with Inoo Kei lately, with no new news or good pictures in current magazine scans, so I changed my banner with Furukawa Yuki's pic.

 

Yea, I like Furuyuki lately. It since I finished Itazura na Kiss Love in Tokyo, and I'm absolutely falling in love with Irie Naoki that played by him. Somehow, Naoki's character make me remember of Sasuke's chara, especially every time I read sasusaku fanfics. Hahahaha. But Furuyuki himself, absolutely my type. Cute and Cool type boy at the same time, have younger face when actually, he's already 25 y/o. Hahaaa. Graduated from Science and Technology Faculty--uhuk--in Keio University, and... tall. He's 180cm guys. Hahaha. But I love to see when he's smile or laugh, it's really cute!

It"s not important from here. Just a little rambling about my life, hahahaCollapse )

Tags:
 
 
fietha ☆
01 April 2013 @ 10:00 am
Beberapa waktu lalu pas gw lagi buka fb, ada gw liat status yang kurang lebih nulis kayak gini:

"Gw belum bisa dibilang sebagai fans xxx. Karena yang namanya fans itu berarti orang rela beli segala rilisan mereka."


(Ini cuma reka kata-kata kira-kira di statusnya sih. Gw juga lupa kalimat panjangnya bilang apa, kurang lebih kayak gitu. Dan juga sih, gw juga lupa siapa user yang nulis itu, ahaha)


Sejujurnya pas baca itu, ada satu rasa ketidaksetujuan yang muncul dalam pikiran gw. Fans? Harus beli rilisan artisnya? Gw rasa dia salah pengertian.

Pertama-tama, pengertian fans itu apa sih? Fans, atau tunggalnya dari kata fan, dalam bahasa indonesia bisa diartikan sebagai penggemar, pengagum, ato pengidola. Ini dapat diartikan juga seseorang sebagai seorang fans, merupakan sosok yang menggemari, mengagumi atau mengidolakan sesuatu, baik itu artis, atlet, orang tua, guru, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, dalam hal ini fans itu lebih ke arah bentuk suatu perasaan yang mendalam dalam menggemari, mengagumi atau mengidolakan sesuatu.

Apa fans itu hanya bisa dinilai secara materiil? Tentu tidak dong. Namanya juga perasaan, suatu wujud materiil belum mampu menentukan apakah seseorang itu menjadi seorang fans atau tidak. Apakah orang Jepang, yang datang ke toko kaset lalu menyukai suatu lagu lantas membeli CD mereka bisa dikatakan sebagai fans? Belum tentu! Lalu apa orang yang sangat menyukai sosok yang dianggapnya sebagai idola kemudian tidak pernah membeli CD artis kesukaannya tidak bisa dikatakan sebagai fans? Tidak juga.

Seperti yang gw katakan tadi, menggemari, mengidolakan atau mengagumi sesuatu itu suatu bentuk perasaan yang sama sekali tidak bisa dinilai secara materiil. Gw bisa mengatakan "Gw suka A!" tapi belum tentu gw merupakan fans mereka. Gw merasa gw adalah fans mereka ketika gw mulai mengalami ketertarikan untuk jangka waktu panjang, mulai menyelami satu persatu member—suatu idol grup misalnya—menyelami bagaimana karakter mereka, berusaha mengenal mereka lebih jauh dan berusaha mengikuti perkembangan mereka. Gw nggak bisa mengatakan gw adalah fans ketika gw mereka perasaan gw pada sesuatu yang membuat gw tertarik hanya sampai kata "Gw suka mereka."

Membeli apa yang dirilis oleh artis kesukaan kita itu pada dasarnya wujud bagaimana kita berusaha mendukung mereka. Tapi, yang namanya membeli itu tentunya harus didasarkan pada kemampuan finansial, bukan hanya karena ingin dianggap sebagai 'fans yang sesungguhnya'. Dengan harga rilisan Jepang yang luar biasa mahal apalagi ketika dibawa ke Indonesia alias dikirim, bukan hal yang tidak wajar sebagian besar fans yang ada di Indonesia—spesifiknya mungkin untuk yang di luar Jepang—mampu untuk membeli segala rilisan mereka. Ketika memiliki uang lebih, silakan. Tapi untuk yang tidak memiliki uang lebih atau memiliki prioritas lebih penting dalam urusan finansial mereka, apakah tidak bisa dikatakan sebagai fans? Tidak juga kan?
Buat gw sendiri, gw merasa diri gw sebagai fans ketika gw merasa perasaan gw pada suatu grup kesukaan gw itu sudah terasa menggebu-gebu. Tapi faktanya, gw teramat sangat jarang membeli rilisan mereka. Mau tau barang ori apa aja yang gw pernah beli? Cuma 1 album pertama HSJ, 1 album pertama Kisumai (versi Indonesia) dan uchiwa Inoo. Itupun karena pada dasarnya, saat itu gw sedang ada uang lebih untuk membeli. Lantas, apa karena gw cuma punya dikit, gw nggak bisa dikatakan fans? Masih banyak di luar sana yang bahkan nggak punya sama sekali barang ori, tapi tetap menyukai grup mereka masing-masing seperti gw menyukai grup kesukaan gw.

Ngefans itu memang bentuk perasaan yang nggak bisa dinilai secara materiil. Pernah satu hari, teman gw pergi ke Jepang. Gw awalnya berniat menitip single My Resistance yang kebetulan rilis saat ia ada di Jepang. Tapi faktanya? Gw batal memesan single tersebut dengan alasan: Percuma, cuma bakalan jadi hiasan di kamar gw. Jadi buat apa?

Mungkin kalau gw hidup di Jepang dengan penghasilan orang Jepang, gw akan sanggup ngikutin segala macam rilisannya mereka. Tapi ketika gw hidup di Indonesia? Gw akan lebih memilih untuk membeli sesuatu yang lebih gw prioritaskan dengan uang gw yg nggak terlalu banyak ini. Tapi, walaupun dengan gw jarang-jarang beli stuff ori, bukan berarti gw bukan fans kan?
Selama gw masih setia ngikutin perkembangan mereka, selama perasaan gw ke mereka sudah menuju taraf "sangat suka, "cinta" dan bukan sekedar "suka", gw akan tetap menganggap diri gw sebagai fans. Selama perasaan gw dalam mengagumi mereka masih dalam—sedalam lautan hindia #cuih—gw akan tetap merasa bahwa gw masih menggemari mereka.

Yah, gw bilang fans itu cuma wujud perasaan bukan berarti gw menyuruh orang buat nggak beli. Kalau ada uang dan nggak ada prioritas yang lebih penting, kenapa nggak? Sebisa mungkin belilah yang ori, jangan bajakan melulu. Ahahaha.

(Yang mungkin kalau untuk gw, pengaplikasian itu bakalan diwujudkan entah setelah gaji gw nyampe angka berapa juta. Ahahaha.)
Tags:
 
 
fietha ☆
28 March 2013 @ 06:06 pm
PS: Before I begin updating this journal, I just wanna say I'll updating this entry with Bahasa, so if you don't understand what I say, you can ignore this entry. :D


DUM DUM DUM DUM DUUUUM~!

Fietha kembali lagi. Jyajyajyajyaaan!

Oke, sebenernya gw pengen banget nulis ini udah dari dua hari yang lalu. Tapi, berhubung internet dirumah gw busuknya alamakjang pengen minta dibanting, jadi gw baru bisa nulis hari ini. Dan berhubung kemaren juga ada event spesial, jadi yuk mari kita rangkum semua yang ada di pikiran gw jadi satu entry. Oke, sip.



Mite? Mite?Collapse )